Selamat datang di WinarniTawangsari.Com, Sehat Hati Murni Nurani Selamat Membaca Semoga bermanfaat
loading...

Minggu, 14 Maret 2010

DOWNLOAD EBOOK HUMOR KISAH KISAH NASRUDDIN HOJA


Ebook Humor yang Penuh Makna

Kisah-kisah Nasruddin telah lama dibukukan. Humor-humor Nasruddin Hoja memang tak pernah mati, tak pernah bosan dibaca. Banyak orang, bahkan, tersenyum simpul dan tertawa lebar kala membacanya. Humornya khas, tapi acap mengkritik kezaliman, menggugat ketimpangan sosial, dan mengajarkan keadilan. Kisah-kisahnya menggelikan, tapi sangat menakjubkan. Kisah-kisahnya nyeleneh, tapi penuh hikmah. Dia sang Mullah yang penuh kepolosan. Dia sufi yang penuh kesederhanaan. Dia mengajarkan kehidupan dan nilai-nilai luhur dengan cara lain yang sangat unik. Seolah-olah ia tolol, padahal dia tengah mengajarkan kita banyak kearifan sembari menyindir perilaku bodoh kita dengan humor-humornya yang aneh.

Inilah buku tentang kisah-kisah Nasruddin Hoja yang amat menakjubkan. sang Mullah yang dikenal luas sebagai guru "kekonyolan" ini telah menyuguhkan hikmah-hikmah kearifan dalam "pakaian" kesederhanaan, kepolosan, dan perilaku-perilaku yang aneh dan nyeleneh. Tampaknya ia bersikap tolol, tetapi sesungguhnya ia sedang mengajarkan nilai-nilai luhur. Tampaknya ia sedang bercanda, tetapi sesungguhnya ia sedang menghidangkan ilmu dan hikmah agar semua orang mampu menikmatinya.

Kisah-kisah Nasruddin Hoja selalu mendapat perhatian banyak kalangan. Meski isinya acap kali mengkritik kezaliman dan ketimpangan sosial, ia sering menghiasi ruang imajinasi para penentu kebijakan. Melalui humornya yang khas, Nasruddin hendak mengajarkan keadilan dan kemuliaan. Karena itu, Anda akan mendapatkan manfaat setelah membaca buku humor penuh makna ini.


Download Kisah Kisah Nasruddin Hoja

Silakan langsung saja download ebook "Kisah-kisah Nasruddin Hoja", yang sarat ajaran budi pekerti luhur, moral baik, dan penuh makna itu di sini.
Selamat membaca, dan semoga mendapatkan manfaat!

[Sumber: http://ebook-klik.blogspot.com/2010/01/kisah-kisah-nasruddin-hoja.html]




Kamis, 11 Maret 2010

DOWNLOAD WAYANG KULIT LAKON "BANJARAN BISMA" DALANG KI NARTO SABDO - FORMAT MP3

Sekilas tentang Ki Narto Sabdo

Sunarto nama aslinya, lahir di Wedi, Klaten, Jawa Tengah, tanggal 25 Agustus 1925 dari keluarga kurang mampu. Ayahnya, Partinojo seorang pembuat sarung keris. Oleh karena kemiskinannya ini Sunarto kecil tak dapat melanjutkan sekolahnya setelah putus sekolah angka “telu’ pada Standart School Muhammadiyah. Disudutkan pada situasi ekonomi yang sulit ini, Sunarto yang sudah beranjak remaja ikut menopang ekonomi keluarga dengan mencari uang melalui kemampuannya dalam bidang seni lukis. Merasa mampu pada bidang kesenian lainnya, dia pun kemudian turut memperkuat orkes keroncong “Sinar Purnama” sebagai pemain biola.

Minatnya yang besar pada dunia kesenian ini lebih tampak lagi ketika dia melanjutkan sekolah di Lembaga Pendidikan Katolik. Terlebih-lebih setelah perkenalannya dengan Ki Sastrasabdho pada tahun 1945. Oleh pendiri Ngesti Pandowo ini Sunarto betul-betul ditempa kemampuannya dalam mengenali dan mendalami instrumen gendang.

Lewat Ki Sastrasabdho pula, Sunarto mengenal dunia pewayangan. Maka sejak itu pun Sunarto belajar mendalang . Antara Ki Sastrosabdho dan Sunarto adalah ibarat “Warangka manjing curuga, curiga manjing warangka”, keduanya adalah satu kesatuan sebagai anak dan bapak. Oleh karenanya kemudian Ki Sastrosabdho menganugerahi nama belakangnya kepada murid kinasihnya ini menjadi Nartosabdho.

Dari perjalanan hidupnya tersebut tampak bahwa Ki Nartosabdho telah melalui proses yang panjang dalam berkesenian . Jiwanya jadi kaya lantaran dipenuhi oleh pengalaman-pengalaman batin baik dalam hidup maupun dalam berkesenian.

Pergaulannya yang luas dengan berbagai kalangan masyarakat telah memperkaya dirinya dengan berbagai pengetahuan, sampai-sampai Presiden Soekarno waktu itu menjadikan dirinya sebagai dalang kesayangannya.


Sekilas tentang Bisma (Tokoh Pewayangan dalam kisah Mahabarata)

Bisma adalah anak Prabu Santanu, Raja Astina dengan Dewi Gangga alias Dewi Jahnawi (dalam versi Jawa). Waktu kecil bernama Raden Dewabrata yang berarti keturunan Bharata yang luhur. Ia juga mempunyai nama lain Ganggadata. Dia adalah salah satu tokoh wayang yang tidak menikah yang disebut dengan istilah Brahmacarin. Berkediaman di pertapaan Talkanda. Bisma dalam tokoh perwayangan digambarkan seorang yang sakti, dimana sebenarnya ia berhak atas tahta Astina akan tetapi karena keinginan yang luhur dari dirinya demi menghindari perpecahan dalam negara Astina ia rela tidak menjadi raja.
Resi Bisma sangat sakti mandraguna dan banyak yang bertekuk lutut kepadanya. Ia mengikuti sayembara untuk mendapatkan putri bagi Raja Hastina dan memboyong 3 Dewi. Salah satu putri yang dimenangkannya adalah Dewi Amba dan Dewi Amba ternyata mencintai Bisma. Bisma tidak bisa menerima cinta Dewi Amba karena dia hanya wakil untuk mendapatkan Dewi Amba. Namun Dewi Amba tetap berkeras hanya mau menikah dengan Bisma. Bisma pun menakut-nakuti Dewi Amba dengan senjata saktinya yang justru tidak sengaja membunuh Dewi Amba. Dewi Amba yang sedang sekarat dipeluk oleh Bisma sambil menyatakan bahwa sesungguhnya dirinya juga mencintai Dewi Amba. Setelah roh Dewi Amba keluar dari jasadnya kemudian mengatakan bahwa dia akan menjemput Bisma suatu saat agar bisa bersama di alam lain dan Bisma pun menyangupinya. Diceritakan roh Dewi Amba menitis kepada Srikandi yang akan membunuh Bisma dalam perang Bharatayuddha.
Dikisahkan, saat ia lahir, ibunya moksa ke alam baka meninggalkan Dewabrata yang masih bayi. Ayahnya prabu Santanu kemudian mencari wanita yang bersedia menyusui Dewabrata hingga ke negara Wirata bertemu dengan Dewi Durgandini atau Dewi Satyawati, istri Parasara yang telah berputra Resi Wyasa. Setelah Durgandini bercerai, ia dijadikan permaisuri Prabu Santanu dan melahirkan Citranggada dan Wicitrawirya, yang menjadi saudara Bisma seayah lain ibu.
Setelah menikahkan Citranggada dan Wicitrawirya, Prabu Santanu turun tahta menjadi pertapa, dan digantikan anaknya. Sayang kedua anaknya kemudian meninggal secara berurutan, sehingga tahta kerajaan Astina dan janda Citranggada dan Wicitrawirya diserahkan pada Byasa, putra Durgandini dari suami pertama. Byasa-lah yang kemudian menurunkan Pandu dan Dretarata, orangtua Pandawa dan Korawa. Demi janjinya membela Astina, Bisma berpihak pada Korawa dan mati terbunuh oleh Srikandi di perang Bharatayuddha.
Bisma memiliki kesaktian tertentu, yaitu ia bisa menentukan waktu kematiannya sendiri. Maka ketika sudah sekarat terkena panah, ia minta sebuah tempat untuk berbaring. Korawa memberinya tempat pembaringan mewah namun ditolaknya, akhirnya Pandawa memberikan ujung panah sebagai alas tidurnya (kasur panah) (sarpatala). Tetapi ia belum ingin meninggal, ingin melihat akhir daripada perang Bharatayuddha.


Download Audio Wayang Kulit Lakon "Banjaran Bisma" - Dalang Ki Narto Sabdo


Ki Nartosabdho - Banjaran_Bisma_01.mp3

Ki Nartosabdho - Banjaran_Bisma_02.mp3

Ki Nartosabdho - Banjaran_Bisma_03.mp3

Ki Nartosabdho - Banjaran_Bisma_04.mp3

Ki Nartosabdho - Banjaran_Bisma_05.mp3

Ki Nartosabdho - Banjaran_Bisma_06.mp3

Ki Nartosabdho - Banjaran_Bisma_07.mp3

Ki Nartosabdho - Banjaran_Bisma_08.mp3

Selamat men-download, semoga mendapatkan manfaat.












[Sumber:
http://wayangprabu.com/mp3-wayang/ki-nartosabdho/
http://wayangprabu.files.wordpress.com/2009/12/bisma_l.gif
http://wayangprabu.files.wordpress.com/2009/12/bisma_solo2.jpg
http://nartosabdho.co.cc/?page_id=2
http://id.wikipedia.org/wiki/Bisma]

_________________________________________________
Mari kita lestarikan budaya Jawa sebagai bagian dari budaya bangsa.
(Winarni & partner)
_________________________________________________

DOWNLOAD LAGU KERONCONG..., YOOOK!

Lagu-lagu keroncong tak kan lekang ditempa zaman. Dengan kata lain, lagu-lagu keroncong akan abadi di hati para penggemarnya dari generasi ke generasi.

Anda yang suka lagu-lagu keroncong, silakan download! Gratis kok! Ayo ayo..., silakan download lagu-lagu keroncong (dalam format mp3) berikut ini sebelum kehabisan!
1. Blitar - Waljinah
2. Di wajahmu Kulihat Bulan -Hetty Koes Endang
3. Sepasang Mata Bola - Sundari Soekotjo
4. Jembatan MerahKeroncong - Tuti Tri Sedya

5. Bandar Jakarta - Sundari Soekotjo

6. Kemayoran
7. Jali Jali
8. Telomoyo

9. Rayuan Pulau Kelapa
10. Kicir Kicir

WINARNI DARI TAWANGSARI MEMPERKENALKAN DIRI

Salam damai dan bahagia untuk semua.

Pada posting perdana ini, yang saya lakukan pertama kali adalah memperkenalkan diri. Saya ingin menyapa pembaca semua dengan salam damai dan bahagia.

Damai dan bahagia, itu dambaan kita.
Damai dan bahagia dari dunia sampai di alam baka adalah keinginan semua manusia.
Damai dan bahagia adalah sesuatu yang bisa kita raih dengan menggunakan akal dan hati yang sehat. Dengan akal sehat, hati sehat, maka damai dan bahagia akan bisa diraih bersama-sama.

Sekian dulu sapa pertama dari saya. Semoga kehadiran saya di dunia maya membawa manfaat bagi seluruh pembaca. (Winarni)


KETIKA MENEMUI adf.ly , klik SKIP_AD -nya

LANGGANAN ARTIKEL WINARNI TAWANGSARI

Tulis email Anda untuk mendapatkan update ARTIKEL di blog ini, lalu "KLIK DI SINI"!:

Delivered by FeedBurner