Selamat datang di WinarniTawangsari.Com, Sehat Hati Murni Nurani Selamat Membaca Semoga bermanfaat
loading...

Kamis, 08 Februari 2018

Wanita Karir, Wanita Malam, dan Wanita Nakal

Wanita masa kini, perempuan jaman sekarang, women today berbeda dengan wanita jaman dulu. Perempuan masa kini lain dengan perempuan jaman baheula. Mereka memiliki pola berbeda karena berbeda pula jamannya. Berbeda pula kemajuannya. Jaman modern, jaman maju, mempengaruhi pola pikir mereka. Pada jaman sekarang, wanita telah mengalami kemajuan di segala bidang. Emansipasi wanita kini telah menampakkan hasil nyata. Munculnya wanita karir yang memiliki prestasi cemerlang menunjukkan bahwa wanita bukan lagi kanca wingking (pendamping), tapi lebih dari itu. Wanita yang menanjak karirnya bahkan telah menggeser kedudukan yang biasanya dikangkangi laki-laki, yakni menjadi pemimpin.

Hanya saja, di antara gemerlap dan cerlang cemerlangnya kehebatan wanita yang melambungkan banyak wanita hebat atau perempuan hebat, kadang kala dalam kehidupan nyata ada ditemukan istilah wanita malam dan wanita nakal. 


Wanita Karir dan Wanita Malam

Wanita karir berbeda dengan wanita malam. Perempuan karir bukan perempuan malam. Wanita karir adalah wanita yang memiliki prestasi menonjol dalam bidang yang ditekuni. Perempuan karir memiliki kelebihan dibandingkan perempuan pada umumnya. Sebagai makhluk yang selama ini dianggap lemah, tersimpan energi besar dan otak cemerlang, sehingga wanita karir atau perempuan karir ini memegang berbagai jabatan strategis di berbagai bidang. Ada yang menjadi pengusaha sukses, seniwati tenar, bupati, walikota, direktur, dokter, polisi, ilmuwan, dan masih banyak lagi. Di balik kelemahannya sebagai makhluk perempuan, wanita ternyata memiliki potensi melebihi yang dimiliki laki-laki dalam berbagai bidang. Makin kini, makin banyak wanita berhasil meraih kedudukan tinggi di berbagai lini kehidupan. 

Namun dalam kehidupan sehari-hari yang terpampang di depan mata, ada sisi lain ada istilah yang melekat pada wanita, yakni wanita malam. Istilah wanita malam, perempuan malam, sulit dipisahkan dengan wanita penghibur yang biasanya "bekerja" pada malam hari. Predikat negatif otomatis tersandang pada wanita malam. Setiap orang mendengar istilah wanita malam, maka yang terbayang adalah adanya sosok perempuan, berdandan menor, berpakaian minim, dan keluar pada malam hari.

Apakah wanita karir bersinggungan dengan wanita malam? Ya, kadang-kadang ada "persinggungan" antara wanita karir dengan wanita malam. Wanita karir yang bekerja di bank, kadang-kadang pulang dari kantor malam hari. Wanita yang menjadi pejabat publik, karena tugas-tugas yang diembannya, mewajibkan yang bersangkutan keluar dari rumah (rumah dinas) malam hari. Pulangnya bahkan sampai dini hari. Wanita yang menjadi pemain film, aktris sinetron, penyanyi, sinden, pedagang, pekerja di rumah sakit, yang jam kerjanya malam hari, membuat mereka keluar dari rumah pada waktu malam. Wanita karir yang karena tuntutan tugasnya mewajibkan mereka bekerja pada waktu malam hari, bukan termasuk wanita malam.  Dengan demikian, sudah jelas dan terang benderang bahwa wanita karir berbeda dengan wanita malam.


Wanita Malam dan Wanita Nakal

Wanita malam dan wanita nakal sulit dibedakan karena kadang kala mereka keluar dari rumah pada malam hari. Wanita malam otomatis jam kerjanya malam hari, sedangkan wanita nakal, bisa malam hari, tidak mustahil pula siang hari. Sebutan wanita malam mengacu pada "jam kerja" pada malam hari, sedangkan sebutan wanita nakal berdasarkan sifat wanita tersebut yang nakal.

Wanita malam, biasanya kerjanya pada malam hari. Namun bisa juga dia melakukan pekerjaannya pada siang hari. Karena biasanya melakukan pekerjaannya pada malam hari, maka wanita semacam ini mendapatkan sebutan wanita malam dari masyarakat. Karena waktu kerjanya lebih banyak pada malam hari, maka wanita ini disebut wanita malam.

Wanita nakal disematkan pada wanita yang berkarakter nakal. Nakal yang dicapkan pada wanita tertentu yang memang benar-benar nakal ini, diberikan oleh masyarakan secara lisan. Perilaku wanita nakal memang bisa mengakibatkan efek negatif dalam kehidupan bermasyarakat. Wanita nakal bisa berupa wanita yang suka berselingkuh, menggoda suami orang, merusak rumah tangga orang, wanita muda belia yang suka bergaul secara sangat bebas alias liberal, sampai yang berkategori wanita yang mengomersialkan diri yang lazim disebut pe-es-ka (pekerja seks komersial). Dengan demikian, wanita nakal pun ada dua pembedaan yang jelas, yakni nakal untuk mencari uang dan nakal untuk sekadar bersenang-senang.


Wanita Karir dan Wanita Nakal

Wanita karir dan wanita nakal adalah wanita yang sama-sama aktif. Mereka sama-sama mempunyai aktivitas yang menonjol di tengah-tengah pergaulan masyarakat. Satu hal yang membedakan mereka adalah wanita karir berkiprah dalam koridor kegiatan yang positif, sedangkan wanita nakal kebalikannya. Wanita karir bekerja secara normatif, sesuai norma, adab, susila, dan peraturan yang berlaku, sedangkan wanita nakal melakukan aktivitas yang cenderung melanggar tatanan di masyarakat.

Adakah wanita karir yang nakal? Pertanyaan yang sensitif ini tidak mudah untuk dijawab. Masyarakat bisa menilainya sendiri figur-figur yang ada. Kebanyakan wanita karir memang benar-benar adalah sosok yang selalu melakukan tindakan positif. Bisa saja ada di antara mereka yang nakal, tapi bukan karena pekerjaan atau pun kesengajaan. Mungkin ada juga wanita karir yang karena kilaf, melakukan perbuatan nakal. 

Sebagai manusia, wanita karir tentu mempunyai kelemahan. Namun sebagai manusia juga, banyak wanita karir yang sukses dan berjasa besar memajukan bangsa dan negaranya.
Rumah Kreatif, 9 Januari 2018
*****




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KETIKA MENEMUI adf.ly , klik SKIP_AD -nya

LANGGANAN ARTIKEL WINARNI TAWANGSARI

Tulis email Anda untuk mendapatkan update ARTIKEL di blog ini, lalu "KLIK DI SINI"!:

Delivered by FeedBurner